Info Bisnis

Berawal Dari hobi Kini Bisnis Bonsai Menghasilkan Rejeki

Mahirbisnis.id – Berawal Dari hobi Kini Bisnis Bonsai Menghasilkan Rejeki. Prospek bisnis yang akan Mabis bahas kali ini adalah Bonsai. Bonsai sendiri berasal dari negara Tiongkok pada periode dinasty Tang. Bonsai di negara tersebut merupakan seni miniaturisasi tanaman yang disebut penjing. Kemudian dipopulerkan oleh Jepang dengan nama Bonsai yaitu tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal.

Aneka Ragam Bonsai
Aneka Ragam Bonsai

Dari segi aspek bisnis tentu bonsai adalah bisnis yang sangat menjanjikan. Seperti halnya seni, harga bonsai tidak ada yang pasti, mereka memiliki harga yang berbeda walaupun jenis pohon yang dijual sama. Misalnya bonsai sancang tentu tidak sama harganya dengan bonsai sancang yang lain. Banyak faktor yang bisa membedakan harganya, salah satunya adalah bentuk bonsai tersebut, Biasanya semakin terlihat tua maka akan semakin mahal harganya.

Berawal Dari hobi Kini Bisnis Bonsai Menghasilkan Rejeki

Baca Juga : Menuai Keuntungan Dari Menjual Susu Almond Dobelalmond

Biasanya untuk pohon yang dijadikan bonsai di Indonesia adalah : Serut, Kimeng, Asem jawa, Sancang, Cemara udang, anting putri dan sebagainya. Bonsai pun memiliki bentuk dasar, inilah yang bisa membuat harga bonsai bisa sangat mahal. Berawal Dari hobi Kini Bisnis Bonsai Menghasilkan Rejeki

Bonsai Kimeng
Bonsai Kimeng

Berikut beberapa jenis bentuk dasar dari bonsai, seperti yang dikutip dari wikipedia :

  1. Tegak Lurus
Bonsai tegak lurus
Bonsai tegak lurus

Batang pohon tegak lurus vertikal ke atas. Pohon dikatakan memiliki batang yang ideal bila pohon memiliki diameter batang yang makin ke atas makin mengecil, dimulai dari bagian batang yang dekat dengan akar. Pohon dikatakan memiliki dahan yang ideal bila dahan ada di sisi depan-belakang atau kiri-kanan saling bersilangan satu sama lainnya. Jarak antardahan makin ke atas makin sempit. Bentuk akar ideal adalah akar yang bila dilihat dari atas, menjalar ke segala penjuru

2. Tegak Berkelok-kelok

Bonsai tegak berkelok-kelok
Bonsai tegak berkelok-kelok

Batang pohon tegak berkelok-kelok ke kiri dan ke kanan. Diameter batang makin ke atas makin mengecil dengan keseimbangan kiri dan kanan yang baik. Dahan yang baik adalah dahan yang ada di bagian puncak lengkungan batang pohon. Dahan yang berada di bagian dalam lengkungan dipotong. Dari pangkal batang hingga bagian puncak pohon dapat ditarik garis lurus, dan orang yang melihat tidak merasa khawatir dengan keseimbangan pohon tersebut.

3. Miring

Batang pohon miring ke satu sisi bagaikan terus menerus ditiup angin ke arah tersebut. Bagaikan ada benda yang menghalangi di salah satu sisi, batang pohon tumbuh mencondong ke sisi lain. Ciri khas bentuk ini berupa dahan yang ada hanya di bagian puncak lengkungan batang, dan berselang-seling di sisi kiri-kanan dan depan-belakang.

4. Sarung Angin

Bonsai sarung angin
Bonsai sarung angin

Dibandingkan bonsai bentuk Miring, pohon tumbuh sambil mengalami paksaan yang lebih kejam. Batang dan dahan pohon hanya condong ke satu arah. Batang dan dahan pohon yang condong ke satu sisi jauh lebih panjang daripada tinggi pohon yang diukur dari pangkal batang ke puncak pohon. Posisi batang dan dahan mirip dengan bonsai gaya Setengah Menggantung, namun batang dan dahan terlihat membentuk garis paralel

5. Menggantung

Bonsai menggantung
Bonsai menggantung

Pohon diibaratkan tumbuh di permukaan dinding terjal yang berada di tebing tepi laut atau dinding lembah terjal. Batang pohon tumbuh bagaikan menggantung ke bawah tebing. Puncak pohon tersebut menggantung jauh hingga melebihi dasar pot. Bila puncak pohon tidak melebihi dasar pot maka bonsai disebut Setengah Menggantung (Han Kengai).

6. Batang Bergelung

Bonsai Batang Bergelung
Bonsai Batang Bergelung

Batang pohon terlihat sangat dipilin, atau pohon tumbuh dengan kecenderungan memilin diri. Batang pohon begitu terlihat dipilin bagaikan ular yang sedang bergelung.

7. Sapu Tegak

Bonsai sapu tegak
Bonsai sapu tegak

Batang tegak lurus hingga di tengah sebelum dahan dan ranting tumbuh menyebar ke segala arah. Puncak pohon sulit ditentukan dari sejumlah puncak dahan yang ada sehingga bentuk bonsai ini mirip sapu dari bambu. Keindahan bonsai gaya ini dinilai dari percabangan dahan yang rapi, dan titik dimulainya persebaran dahan dan ranting ke segala arah, tinggi pohon, dan keseimbangan unsur-unsur tersebut.

8. Menonjolkan Akar

Menonjolkan akar
Menonjolkan akar

Akibat pohon dipelihara di lingkungan pemeliharaan yang kejam, bagian pangkal akar yang bercabang-cabang di dalam tanah menjadi terekspos ke luar di atas tanah bagaikan akibat diterpa angin dan hujan.

9. Berbatang Banyak

Bonsai berbatang banyak
Bonsai berbatang banyak

Dari satu pangkal akar tumbuh tegak lebih dari satu batang pohon. Bila tumbuh dua batang pohon, maka bonsai disebut Berbatang Dua (Sōkan). Bila ada tiga batang pohon, maka disebut Berbatang Tiga (Sankan). Bonsai berbatang lima atau lebih disebut Tunggul Tegak (Kabudachi). Batang berjumlah ganjil lebih disukai. Selain bonsai berbatang dua, bonsai dengan batang berjumlah genap tidak disenangi dan tidak dibuat.

10. Akar Terjalin
Akar dari sejumlah batang pohon dari satu spesies (tiga batang pohon atau lebih) saling melekat dan berhubungan satu satu sama lainnya. Bentuk ini juga dapat berasal dari batang pohon yang tadinya tegak, namun roboh dan terkubur di dalam tanah.

Bagian yang dulunya adalah dahan pohon, berubah peran dan tumbuh sebagai batang pohon. Dari batang pohon tersebut keluar akar, dan akar tersebut terjalin dengan akar pohon asal. Bentuk yang mirip dengan Akar Terjalin disebut Rakit atau Tumbuh dari Batang (Ikadabuki).

Bonsai berbentuk Tumbuh dari Batang juga berasal dari pohon yang tadinya tegak, namun roboh dan dahan berubah peran menjadi batang. Perbedaannya dengan Akar Terjalin terletak pada akar yang hanya ada di satu tempat. Seperti halnya bonsai Berbatang Banyak, pohon berbatang genap tidak disukai.

11. Pohon Sastrawan

Bonsai Sastrawan
Bonsai Sastrawan

Bentuk bonsai ini asal usulnya dari meniru bentuk pohon dalam nanga. Dinamakan bonsai bentuk Pohon Sastrawan karena sastrawan zaman Meiji sangat menggemari bonsai bentuk ini. Pada zaman sekarang, batang kurus, jumlah dahan sedikit, dan dahan pendek juga disebut Pohon Sastrawan.

Berawal Dari hobi Kini Bisnis Bonsai Menghasilkan Rejeki

Karena harganya yang gelap tentunya bonsai menjadi komoditi yang menguntungkan untuk dijual, apalagi peminatnya berbagai kalangan dan banyak yang menyukai bonsai.

Ditambah lagi kalau kamu bisa memaksimalkan penjualan melalui online dan menjangkau pasar baik dalam maupun luar negeri, maka bisnis yang berasal dari hobby ini bisa kamu seriusi dan menjadi pemasukan bagi kamu dan membuka lapangan pekerjaan. Berawal Dari hobi Kini Bisnis Bonsai Menghasilkan Rejeki

Banyak pusat perdagangan bonsai yang mudah kita temukan di berbagai daerah, untuk wilayah Jabodetabek kamu bisa datang ke perkampungan bonsai di Depok, di Jl, Juanda, ada untuk wilayah pulau jawa kamu banyak sekali perkampungan bonsai seperti : Sragen, blitar, Madiun, Malang dan lain-lain.

 

 

 

 

 

Post Comment

%d bloggers like this: